Batubara (Humas). Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-93 tahun 2021 pada Kamis (28/10), Madrasah Aliyah Negeri Batubara mengadakan upacara bendera yang diikuti sekitar 342 siswa yang hadir pada jadwal hari ini, seluruh pendidik, dan tenaga kependidikan yang berlangsung di halaman MAN Batubara secara khitmat, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan terlebih dahulu. Mengambil tema Sumpah Pemuda tahun ini yaitu, “Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh.” Waka Humas MAN Batubara Deddy Helmy, S.Ag yang bertindak sebagai pembina upacara dalam amanatnya menyampaikan, “Kita harus kembali menjaga komitmen yang telah dibangun para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 bahwa, hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Seperti yang kita lihat dan kita rasakan saat ini, toleransi dan sikap saling menerima perbedaan sudah mulai luntur di kalangan pemuda-pemudi Indonesia, itu terbukti dari banyaknya penghinaan karena perbedaan agama, pandangan politik, suku, dan budaya. Pada akhirnya, sikap tersebut membuat mereka sibuk berdebat dan melupakan persatuan Indonesia. Oleh sebab itu, sebagai pemuda yang terdidik dan menjadi generasi harapan bangsa, saya berharap siswa-siswi yang kami banggakan agar bersatu, bangkit, dan tumbuh untuk mewujudkan tujuan Indonesia.,” ucapnya. Deddy menambahkan pemuda Indonesia juga harus mempunyai semangat yang tinggi dan disiplin yang kuat dalam kesehariannya. “Sebagai pemuda Indonesia, siswa-siswi MAN Batubara harus mempunyai sikap jujur dalam tingkah laku dan perkataan, semangat dalam belajar, dan juga disiplin dalam segala hal. Sehingga siswa-siswi kami nantinya bisa menjadi generasi yang unggul, dan mampu mengharumkan nama madrasah dan juga nama Indonesia kelak,” lanjutnya. Kegiatan peringatan hari Sumpah Pemuda ini juga diisi dengan pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928, dan ditutup dengan menyanyikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa dan Bangun Pemuda Pemudi.
MAN Batubara Peringati Hari Santri Nasional Tahun 2021
Batubara (Humas). Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri Batubara ikut memeriahkan Hari Santri Nasional Tahun 2021 yang jatuh pada hari Jumat, 22 Oktober 2021 yang dilaksanakan di lingkungan MAN Batubara. Selain siswa-siswi, para pendidik dan tenaga kependidikan MAN Batubara, Hari Santri tahun ini juga diikuti oleh Kapolres Batubara, Kakankemenag Batubara, Ketua NU Batubara, Sekda Kabupaten Batubara yang juga merupakan pembina upacara, juga turut hadir beberapa perwakilan siswa-siswi pondok pesantren yang ada di Kabupaten Batubara. Meskipun Upacara Hari Santri dilaksanakan secara serentak, akan tetapi dalam pelaksanaannya seluruh peserta yang hadir tetap mematuhi protokol kesehatan seperti, memakai masker, menjaga jarak, dan juga mencuci tangan sebelum memasuki pagar MAN Batubara. Tahun ini Hari Santri Nasional mengusung tema “Santri Siaga Jiwa dan Raga.” Tema ini merupakan kesepakatan antar santri untuk membela Tanah Air serta siap sedia menyerahkan seluruh jiwa dan raganya untuk membela Tanah Air. Selain upacara, rangkaian acara yang dilaksanakan sebagai peringatan hari santri di MAN Batubara juga beragam, diantaranya ziarah kubur, khatam Al-Quran, 1000 sholawat nariyah, doa talak bala untuk keselamatan bangsa, dan juga pembagian bantuan sembako untuk siswa-siswi yang kurang mampu. Sekretariat Daerah Kabupaten Batubara Sakti Alam Siregar SH mengatakan dalam amanatnya sebagai pembina upacara, “Saya mengutip dari kata-kata Gus Mus, beliau mengatakan bahwa santri tidak hanya yang mondok di pesantren saja, tetapi yang memiliki akhlak baik juga disebut santri. Saya setuju dengan beliau. Jadi, selama kita punya akhlak yang baik, kita juga disebut sebagai santri, selama kita terus meuntut ilmu agama ya kita juga disebut santri. Itu artinya kita disini adalah santri dan santrwati. Itulah kenapa kita juga harus memperingati hari santri nasional ini setiap tahunnya,” ucapnya. Kepala MAN Batubara Erwin Chandra Islamy Simbolon, S.Pd mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini sama-sama menjadi renungan bagi kita. “Mengingat besarnya perjuangan para santri terdahulu yang ikut memerdekakan Republik Indonesia, dan sekarang tugas kitalah untuk mempertahankan Negara ini di masa sekarang dan yang akan datang.”
Apel Pagi MAN Batubara, Upaya Membentuk Siswa yang Anggun dalam Moral dan Unggul dalam Intelektual
Batubara (Humas). Kegiatan apel pagi yang rutin dilaksanakan siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri Batubara setiap harinya beragam, diantaranya membaca Al-Quran, pidato dengan tiga bahasa (Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris), pembacaan Asmaul Husna, dan juga ceramah. Menciptakan siswa-siswi madrasah yang anggun dalam moral dan unggul dalam intelektual merupakan salah satu tujuan Madrasah Aliyah Negeri Batubara. Apel pagi yang setiap hari dilaksanakan di lapangan madrasah merupakan wujud nyata kegiatan pembentukan karakter untuk siswa-siwi madrasah. Selasa (12/10/2021) kegiatan apel pagi diwarnai dengan bacaan ayat suci Al-Quran yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi MAN Batubara. Setiap minggunya, setiap kelas akan bergantian mendapat jadwal untuk mengisi setiap kegiatan apel pagi. Berkenan menjadi pembina apel pagi adalah Dra. Rosnani selaku WKM kesiswaan. Beliau berpesan agar siswa-siswi selalu dekat dan akrab dengan Al-Quran, membacanya setiap hari dan menghafalkannya. Juga tak lupa beliau selalu mengingatkan agar tak meninggalkan sholat meski dalam keadaan apapun. “Jangan lupa bahwa, hidup di dunia ini hanya untuk beribadah kepadaNya.” Lebih lanjut, Kepala MAN Batubara Erwin Chandra Islamy Simbolon, S.Pd mengatakan bahwa, seluruh program madrasah semata-mata ditujukan untuk mewujudkan siswa-siswi yang bertaqwa, berakhlaqul karimah, berprestasi dan berbudaya. “Alhamdulillah, program pembiasaan ini sudah berlangsung lama, dan saya ikut berysukur karna program ini selalu di dukung oleh pendidik dan tenaga kependidikan MAN Batubara,” ungkapnya saat dimintai pendapat oleh Humas.
Tunjukkan Ciri Khas Madrasah, Pojok Madrasah MAN Batubara Tetap Aktif
Batubara (Humas). Madrasah adalah tempat peserta didik mendapat ilmu dan menempuh pendidikan yang berciri khas keagamaan. Di bawah naungan Kementerian Agama dan mempunyai program pembelajaran plus keagamaan adalah bukti bahwa, madrasah berusaha membentuk pelajar dengan karakter yang berakhlak mulia. Dalam pelaksanaannya, salah satu usaha-usaha yang dilakukan madrasah agar peserta didik tetap berada pada arah dan tujuan yang benar diantaranya yaitu, selalu mengisi kegiatan siswa dengan aktivitas ibadah atau pemahaman Islam. Inilah sifat madrasah yang berbeda dengan sekolah pada umumnya. Sebagai Madrasah Aliyah Negeri satu-satunya yang berdiri di Kabupaten Batubara, MAN Batubara juga berupaya untuk mengisi dan mewarnai setiap pembelajaran dan kegiatan siswa dengan nuansa Islam, sebagai bentuk dorongan agar prilaku dan pemikiran peserta didik yang menempuh pendidikan di MAN Batubara senantiasa terbentuk sesuai dengan ajaran agama. Sebagai bentuk usaha nyata yang dilakukan oleh MAN Batubara agar tercapainya tujuan tersebut, madrasah meluncurkan sebuah corner yang diberi nama Pojok Madrasah. Sejak diluncurkannya Pojok Madrasah pada bulan Februari 2021, hingga saat ini Jumat (08/10/2021), Pojok Madrasah Aliyah Negeri Batubara masih tetap aktif dan semakin diminati siswa-siswi. Pojok yang didirikan di Laboraturium Agama MAN Batubara dan dibentuk atas usulan guru-guru mata pelajaran agama di MAN Batubara tersebut, bertujuan sebagai wadah penyaluran bakat dan juga sebagai pusat referensi bagi siswa-siswi madrasah terkait keagamaan. Salah satu penggangas Pojok Madrasah yang juga sebagai Kepala Laboraturium Agama di MAN Batubara Mhd Asrul Toni Marpaung, S.Pd mengatakan, “Pojok Madrasah ini merupakan wadah tempat siswa-siswi menyalurkan bakatnya. Secara bergiliran dalam setiap minggu, perwakilan tiap kelas akan menampilkan bakatnya masing-masing. Bakat dan keterampilan siswa-siswi tentu beragam, dimulai dari tilawah, pidato, puisi, juga masih banyak lagi terkait dengan keagamaan, dan kami tidak membatasi itu. Yang penting, tujuan khusus Pojok Madrasah ini tercapai, agar siswa-siswi lebih paham tentang agama, dan lebih dekat dengan Islam,” ujarnya.
Kakanwil Kemenag Sumatera Utara Tinjau Langsung Pelaksanaan ANBK MAN Batubara
Batubara (Humas). Senin (27/09) bertempat di Laboratorium Bahasa Madrasah Aliyah Negeri Batubara telah dilaksanakan kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2021 untuk jenjang SMA, MA, dan sederajat yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Didampingi oleh proktor dan operator ANBK, sebanyak 45 siswa-siswi MAN Batubara yang telah mengikuti gladi bersih ANBK beberapa hari lalu, melaksanakan kegiatan tersebut tanpa mengalami kendala. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Drs. H. Syahrul Wirda, M.M, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan ANBK dan meninjau langsung kegiatan tersebut di Laboratorium Bahasa, kehadiran beliau ke MAN Batubara juga turut didampingi oleh Kasubag Umum dan Humas Drs. H, Muhammad Yunus, MA., juga Kakankemenag Batubara H. Ahmad Sofian, MA. Dalam kesempatan tersebut, selain meninjau pelaksanaan ANBK di MAN Batubara, Kakanwil Kemenag Sumatera Utara juga memberikan bimbingan dan arahan kepada guru-guru di MAN Batubara, beliau juga menyempatkan diri untuk memantau sejumlah ruangan yang ada di MAN Batubara. Kepala MAN Batubara Erwin Chandra Islamy Simbolon, S.Pd mengatakan bahwa, kunjungan Kakanwil Kemenag Sumatera Utara merupakan kegiatan beliau dalam pemantauan terhadap beberapa madrasah aliyah yang sedang melaksanakan ANBK. “Alhamdulillah, tadi beliau mengapresiasi persiapan dan kesiapan kita dalam pelaksanaan ANBK, dan saya juga turut mengucapkan rasa terima kasih saya kepada proktor dan juga operator ANBK MAN Batubara yang sudah bekerja dengan baik sehingga, dalam pelaksanaan ANBK hari ini, madrasah kita tidak mengalami kendala ataupun gangguan teknisi lainnya,” ujar Erwin. Lebih lanjut, Kepala MAN Batubara juga berharap agar peserta yang mengikuti ANBK tahun 2021 ini melaksanakan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan penuh semangat, dan beliau juga berharap agar guru-guru MAN Batubara dapat terus mengajarkan siswa-siswi untuk belajar dalam memahami materi literasi dan numerasi, agar MAN Batubara dapat memiliki survei karakter, serta survei lingkungan belajar yang baik di madrasah.
Siswi MAN Batubara Ikuti Olimpiade APBN 2021
Batubara (Humas). Madrasah Aliyah Negeri Batubara mengutus satu tim pelajar yang terdiri dari tiga orang siswi,untuk mengikuti Olimpiade Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, yang dilaksanakan secara daring dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, Sabtu (25/09). Olimpiade APBN merupakan olimpiade berskala nasional yang dikhususkan bagi pelajar dari SMA/MA/SMK/Sederajat atau program paket C yang ada di Indonesia. Yang boleh mengikuti olimpiade ini harus tercatat sebagai siswa/i aktif pada tahun pelajaran 2021/2022. Proses belajar dan tahap seleksi olimpiade APBN ini dilakukan secara daring, hal itu dilakukan untuk menekan biaya dan dapat menjangkau seluruh wilayah di Indonesia. WKM Kurikulum MAN Batubara Syafrizal S.Pd menjelaskan, dilaksanakannya olimpiade tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan edukasi terkait pengolaan APBN sejak usia dini. Lebih lanjut, mengutip dari keterangan tertulis Kemenkeu, olimpiade APBN 2021 ini dilaksanakan agar generasi muda ikut memahami peran APBN dalam memenuhikebutuhan dasar masyarakat hingga menjaga perputaran ekonomi Indonesia yang tidak hanya saat ini saja tapi, sampai di masa depan nanti. Sementara itu, Nurhasanah selaku guru pembimbing siswi yang mengikuti olimpiade APBN di MAN Batubara menyampaikan bahwa, siswi yang mengikuti olimpiade tersebut sudah dibekali dengan materi-materi yang berkaitan dengan pengolaan keuangan negara, khususnya yang berkaitan dengan masalah APBN. “Sudah kita latih sejak bulan Agustus yang lalu, menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam setiap perlombaan, yang paling penting adalah siswa-siswi kita ini bertambah ilmu pengetahuannya,” ujarnya. Kepala MAN Batubara Erwin Chandra Islamy Simbolon, S.Pd dalam bimbingannya kepada peserta sebelum kegiatan dimulai “Saya bangga dan berdoa untuk kalian, semoga latihan dan bimbingan yang selama ini kalian lakukan bersama guru pendamping membuahkan hasil, tetap semangat dan percaya diri, apapun hasilnya nanti, kalian sudah melakukan yang terbaik.”
Raih Juara Kombanas, Kedua Siswi MAN Batubara Lanjut ke Tingkat Nasional
Batubara (Humas). Rasa bangga menyelimuti guru pembimbing dan juga kedua siswi Madrasah Aliyah Negeri Batubara yaitu, Annisa Ramadhani dan juga Al Murizka Annisa. Dalam pertemuan MGMP tingkat provinsi yang dilaksanakan di Medan pada Sabtu (25/09) kemarin, kedua siswi MAN Batubara diumumkan menjadi juara 3 dan juara 4 dan berhasil melanjutkan ke tingkat nasional. Kepala Madrasah Aliyah Negeri Batubara Erwin Chandra Islamy Simbolon S.Pd merasa sangat bangga saat mendapat kabar kemenangan tersebut. “Alhamdulillah, siswa-siswi kita tak henti-hentinya mengharumkan nama madrasah. Kalau untuk Kombanas, ini yang pertama kalinya, dan langsung menang dan berhasil melanjutkan ke tingkat nasional. Saya sangat bangga kepada Annisa dan juga Al Murizka. Guru pembimbing Bahasa Arab yang menghantarkan mereka sampai mencapai keberhasilan sejauh ini juga tak kalah hebat.” Erwin juga menambahkan, “Jangan cepat merasa puas atas pencapaian yang telah di raih. “Kalian masih harus berjuang. Apapun hasilnya, tetap lakukan yang terbaik, lakukan usaha semaksimal yang kalian bisa.” Selain itu, ketiga guru pendamping Bahasa Arab MAN Batubara juga sangat mengapresiasikan kedua siswi tersebut. “Sejak awal semangat mereka memang luar biasa. Kedua siswi tersebut merupakan siswi yang sangat mahir dalam pelajaran Bahasa Arab dibanding dengan siswi lainnya. Sebelum memilih siswa-siswi yang akan mengikuti KOMBANAS ini, kami telah melakukan survei, dan alhamdulillah kami tak salah dalam memilih.” Berbeda dengan Kepala MAN Batubara dan guru pendampingnya, Annisa malah tidak menyangka bahwa dia mampu meraih juara 3 dalam KOMBANAS tersebut dan mampu mengalahkan madrasah lainnya. “Saya takut guru pendamping saya dan teman-teman saya di MAN Batubara kecewa. Sejak dipilhnya saya menjadi perwakilan untuk mengikuti KOMBANAS ini, saya memang bertekad untuk menang, tapi saya tidak menyangka bisa sampai sejauh ini. Saya banyak berterima kasih kepada madrasah dan guru yang membimbing saya selama ini. Saya dan Al Murizka tentu akan berjuang dan berusaha memenangkan KOMBANAS tingkat nasional nantinya. Saya juga berharap bahwa teman-teman saya dan juga guru-guru saya di MAN Batubara turut mendoakan kami,” ujarnya.
Siswi MAN BATUBARA Raih Peringkat 2 di Bidang Studi Geografi dan Matematika pada KSN 2020
Batubara (Humas) Siswi Madrasah Aliyah Negeri Batubara berhasil raih peringkat 2 (dua) pada mata pelajaran geografi dan matematika dalam KSN (Kompetisi Sains Nasional) yang berlangsung di SMA Negeri 1 Lima Puluh, Selasa (10/03). Adapun siswi MAN Batubara yang berhasil meraih juara dua pada pelajaran geografi adalah Dina Lestari, dan pada pelajaran matematika Putri Andriani. Kamalia, selaku guru pendamping yang membawa siswa/i MAN Batubara mengatakan, Ada sembilan kategori yang diperlombakan dalam KSN tersebut, yaitu Matematika, Fisikia, Kimia, Biologi, Informatika, Astronomi, Ekonomi, Kebumian dan Geografi. Alhamdulillah, MAN Batubara sangat membanggakan, latihan yang selama ini kami berikan kepada siswa/i ternyata membuahkan hasil. Dua siswi kami berhasil meraih peringkat dua di bidang studi geografi dan matematika. “Kami sudah melakukan usaha semaksimal mungkin, meskipun tidak bisa membawa pulang peringkat 1 di tiap-tiap bidang studi, setidaknya kami sudah melakukan semua yang kami bisa. Saya sendiri juga tidak menyangka bisa meraih peringkat 2 di bidang studi geografi. Saya juga berterima kasih kepada guru-guru di MAN Batubara yang selama ini dengan giat mengajarkan saya dan memberikan saya beberapa latihan pembelajaran. Semoga pada Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat provinsi yang akan datang, saya mampu mengharumkan nama MAN Batubara,” ungkap Dina Lestari, siswi MAN Batubara. Lebih lanjut, WKM Kesiswaan Dra. Rosnani mengungkapkan kebanggaannya terhadap siswa/i yang sudah berjuang dalam KSN tersebut. “Semoga kedepan lebih banyak lagi prestasi yang diraih oleh anak-anak kami di madrasah ini di bidang yang anak-anak kami senangi dan kuasai.”
Siswa/i Kelas XII MAN BATUBARA Laksanakan UMBK Menggunakan Android
Batubara (Humas). Siswa kelas XII (dua belas) Madrasah Aliyah Negeri Batubara sedang melaksanakan Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK). UMBK ini dilaksanakan menggunakan sistem android yang disediakan oleh peserta didik masing-masing, dimulai sejak Senin, (16/03) hingga Rabu, (18/03). Dikatakan Syafrizal, S.Pd selaku WKM Kurikulum MAN Batubara bahwa untuk UMBK ini madrasah menyediakan fasilitas access point, dan seluruh peserta ujian diwajibkan membawa androidnya masing-masing. Soal-soal ujian berasal dari guru bidang studi masing-masing yang dimasukkan melalui aplikasi virtual box yang menggunakan VDI UMBK, yang selanjutnya bisa dapat dibuka oleh setiap siswa melalui link yang diberikan oleh pihak madrasah. Lebih lanjut, sebanyak 261 siswa/i kelas XII (dua belas) MAN Batubara yang mengikuti UMBK menggunakan sistem android tersebut dibagi menjadi tiga sesi dengan tiga ruang kelas. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 WIB, sesi kedua dilaksanakan pukul 10.00 WIB, dan sesi ketiga dilaksanakan pukul 13.00 WIB. Pantauan humas, sejak kemarin hingga hari ini, tidak ada kendala apapun untuk peserta didik dalam mengakses soal-soal dari link yang diberikan madrasah. Kepala MAN Batubara Erwin Chandra Islamy Simbolon, S.Pd menyampaikan amanatnya saat membuka secara resmi pelaksanaan UMBK dengan sistem android di lapangan MAN Batubara, “Saya mengharapkan semoga ujian ini bisa diikuti oleh seluruh siswa/i kelas XII (dua belas) MAN Batubara, jangan lupa jaga kesehatan agar semuanya bisa berjalan sesuai dengan harapan kita semua. Apalagi anak-anak didik kami yang kelas XII (dua belas) ini sudah tidak lagi bisa berlengah-lengah untuk sesuatu hal yang tidak penting, karena seterusnya kalian semua akan banyak melalui berbagai macam ujian sebagai syarat kelulusan. Terakhir, saya mengharapkan ujian menggunakan sistem android ini tidak menjumpai kendala apapun, sehingga tidak membuat panik siswa/i beserta panitia,” ujarnya
MAN BATUBARA Ikuti Kemah Hijau dan Pulang Bawa Piala
Batubara (Humas) Sebanyak 15 lembaga sekolah madrasah di Kabupaten Batubara dan Asahan mengikuti Kemah Hijau Komunitas Pecinta Lingkungan yang digelar di area MTS Negeri Batubara, Sabtu(07/03) sampai dengan Minggu, (08/03). Madrasah Aliyah Negeri Batubara mengutus sebanyak 7 orang siswa/i dengan 2 guru pendamping dalam acara kemah tersebut. Dalam kegiatan kemah tersebut, seluruh siswa/i yang hadir disuguhi mater-materi mengenai teknis pengelolaan bank sampah sebagai upaya pemilahan sampah di sekolah, praktek pengelolaan sampah, dan juga seminar pendidikan dan lingkungan hidup. Tak hanya itu, berbagai macam perlombaan juga menghiasi meriahnya acara tersebut, adapun perlombaan yang diadakan, yaitu: lomba melukis tempat sampah, lomba rangking satu, dan lomba membuat komik. Pada acara kemah hijau dengan tema “Belajar Bersama Tentang Lingkungan Hidup” tersebut juga sekaligus mengadakan pelantikan kader peduli lingkungan Kabupaten Batubara dan Asahan. Pada kesempatan tersebut, siswa/i Madrasah Aliyah Negeri Batubara berhasil mendapatkan juara 1 pada lomba melukis tempat sampah, dan juara 1 dan 2 pada lomba rangking satu. Dikatakan Desi Anita sebagai guru pendamping bahwa, siswa/i MAN Batubara tampak antusias sekali dalam mengikuti perlombaan, “Mereka bekerja sama dengan baik untuk memenangkan perlombaan, terlebih saat melukis tempat sampah, 1 tempat sampah dilukis 7 orang, dan mereka tetap sportif, hasilnya juga alhamdulillah dapat juara 1,” ungkapnya. Hal lain dikatakan oleh Adrian, salah satu siswa utusan MAN Batubara yang juga merupakan ketua OSIM MAN Batubara, “Ini pertama kalinya untuk saya, rasanya seru sekali kemah seperti ini, selain mendapatkan pengalaman, disini kita diajarkan banyak hal, wawasan kita dibuka tentang betapa pentingnya menjaga lingkungan hidup. Ini bukan sekadar kemah biasa, kami juga diajarkan mengenai daur ulang kertas menjadi produk, pengolahan plastik menjadi produk bernilai ekonomis, dan daur ulang plastik menjadi media tanam.”