Senin, 04 November 2019 Rapat kordinasi operator website MAN/MTsN Se-Sumatera Utara yang dilaksanakan oleh Kementrian Agama Sumatera Utara di Hotel Grandhika Setia Budi Medan. Hal ini dilaksanakan untuk mewujudkan dan mesukseskan UNBK se-Sumatera Utara.
Waka Polres dan Kakankemenag Batubara Beri Pembinaan di MAN Batubara
Batubara (Inmas). Upacara Bendera Minggu pertama, di Madrasah Aliyah Negeri Batubara diminta langsung dari Polres Batubara, Senin (07/10). Dalam hal ini, Polres Batubara mengutus Herwansyah Putra, S.H,M.Si, Waka Polres sebagai pembina upacara bendera. Dalam amanat upacara, Herwansyah menyampaikan kepada seluruh peserta didik untuk kembali mengingat tugasnya sebagai pelajar, yaitu belajar dan mematuhi aturan dan tata tertib yang berlaku di madrasah. Selain itu, beliau juga menghimbau untuk siswa/i yang menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi untuk ke sekolah, agar mematuhi tata tertib lalu lintas, seperti menggunakan helm, tidak berboncengan tiga, dan tidak melawan arah. Herwansyah juga menegaskan kepada seluruh peserta didik MAN Batubara untuk tidak ikut-ikutan aksi demonstrasi yang akhir-akhir ini sedang marak diikuti oleh para pelajar. Lebih lanjut, Kakankemenag Kabupaten Batubara Ahmad Sofian, S.Ag, MA juga turut hadir dalam upacara bendera tersebut. Sofian juga memberikan pembinaan kepada seluruh peserta didik MAN Batubara untuk tidak mengikuti demo dan lebih teliti lagi menyaring semua berita-berita yang beredar di sosial media, yang dikhawatirkan mampu memicu siswa/i sekalian ikut terprovokasi atas berita tersebut. Lebih dari itu, Sofian juga memotivasi siswa/i untuk terus belajar dan meraih prestasi, agar kedepannya mampu berguna bagi nusa dan bangsa. “Jangan pacar-pacaran, apalagi sampai coba-coba narkoba. Anak-anak kami semua di sini adalah penerus bangsa ini, kalian adalah harapan bangsa. Jadi, jangan berhenti untuk terus belajar,” ucapnya. Kepala MAN Batubara Erwin Chandra Islamy Simbolon, S.Pd juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Waka Polres Batubara dan Kakankemenag Kabupaten Batubara atas kedatangan mereka ke MAN Batubara, untuk memberikan pembinaan kepada siswa/i dan sekaligus menjadi pembina upacara.
Siswa-siswi MAN BATUBARA Harus Selalu Rapi dan Disiplin
Batubara (Inmas) Tuntutan guru Madrasah Aliyah Negeri Batubara terhadap peserta didik salah satunya adalah selalu rapi dan disiplin, bukan hanya rapi dalam berbusana, rambut juga harus diperhatikan. Senin, (22/7) pihak Madrasah menghadirkan tiga orang tukang pangkas rambut yang akan bertugas satu harian penuh merapikan seluruh rambut siswa MAN Batubara, tak hanya itu, guru dan juga staff tata usaha yang bertugas di MAN Batubara juga turut dirapikan rambutnya. “Kalau siswa kita tuntut harus rapi, tenaga pendidik dan staff tata usaha juga harus rapi, kan begitu. Kita sengaja menyamaratakan aturan rambut untuk siswa dan juga tenaga pendidik di Madrasah ini. Jadi, kita disini pakai aturan pangkas rambut 121, aturan itu biasa dipakai di sekolah-sekolah lainnya. Jadi, rambut sebelah kiri dipangkas satu sisir, tengah dua sisir, dan kanan satu sisir,” ucap Pahlawati sebagai guru Bimbingan Konseling di MAN Batubara. Lebih lanjut, Kepala Madrasah Aliyah Negeri Batubara Erwin Chandra Islamy Simbolon, S.Pd memberikan tanggapannya saat dimintai keterangan terkait hal tersebut. “Prosesnya tidak akan mengganggu pembelajaran peserta didik, kami memanggil siswa secara bergilir ke dalam kelas, kemudian akan kami pastikan masuk kembali ke dalam kelas setelah proses pangkas selesai. Kami juga pakai absen, jadi tidak akan ada satu siswa pun yang tidak dipangkas rambutnya. Semua harus sama, pangkas 121. Kami akan rutin melakukan ini, mengingat siswa Madrasah memang harus lebih baik dan lebih disiplin dalam hal apapun. Siswa MAN Batubara menerima dengan senang hati pengguntingan rambut tersebut. “Selain gratis, saya rasa ini cara paling efektif agar seluruh siswa rambutnya bisa secara serentak rapi. Kalau pangkas di luar atau pangkas sendiri, biasanya kan kami tidak benar-benar menaati aturan pangkas 121, kalau sudah dihadirkan tukang pangkas seperti ini ke madrasah, kami tidak bisa lagi menolak atau meloby tukang pangkas supaya jangan terlalu dibotakin, karena proses pengguntingan rambut ini dipantau langsung oleh guru bimbingan konseling. Kalau pangkas 121 itu kan pendek sekali ya, tapi memang begitulah peraturan di madrasah ini,” ucap Rasidin, siswa kelas XI (sebelas).
Musholla MAN Batubara Dapat Bantuan Karpet Sajadah
Batubara (Inmas) Musholla Madrasah Aliyah Negeri Batubara mendapat bantuan karpet sajadah dari Humas Polres Batubara Drs.MA Ritonga, beliau memberikan satu gulungan karpet sajadah pada Rabu, (17/07/2019) langsung kepada Humas MAN Batubara Deddy Helmi, S.Ag. Diakui oleh Humas Polres Batubara tersebut, karpet sajadah yang diberikan adalah untuk membantu siswa-siswi MAN Batubara dalam melaksanakan ibadah, “ya supaya siswa-siswi MAN Batubara giat beribadah, kalau karpet sajadah baru biasanya kan anak-anak berlomba-lomba untuk ibadah dan dapat shaf di karpet baru tersebut, biasanya anak-anak kan gitu ya.”ucapnya. Menurut Humas MAN Batubara yang menerima langsung pemberian karpet sajadah tersebut merasa terbantu dan sangat berterima kasih. “Kami di sini mengucapkan terima kasih kepada Bapak Humas Polres Batubara karena sudah memberikan bantuan berupa karpet sajadah kepada musholla MAN Batubara ini, semoga Bapak diberi rezeki berlipat ganda oleh Allah SWT,” ucap Deddy Helmi, S.Ag. Lebih lanjut, Ketua Imtaq OSIM MAN Batubara Bagaskara Utama Putra juga memberikan tanggapannya terhadap pemberian tersebut, “Tentu saja ini sangat membantu, saya tidak menyangka bahwa orang di luar MAN Batubara ternyata juga memperhatikan musholla ini, selama ini kan yang memberikan bantuan mushola MAN Batubara seperti pemberian mukenah, pemberian Al-Qur’an, bahkan pemberian sandal jepit untuk kami mengambil wudhu, itu biasanya diberikan oleh guru-guru yang ada di sini, tapi Alhamdulillah hari ini kami dapat karpet sajadah dari Bapak Humas Polres Batubara. Karpet sajdah ini akan kami bentangkan di shaf paling pertama, agar siswa MAN Batubara berlomba-lomba untuk berdiri dan menunaikan sholat di shaf tersebut,”ucapnya.
OSIM MAN BATUBARA : Tak Ada Kendala, Peserta Matsama Sangat Bersemangat Mengikuti Kegiatan
Batubara (Inmas) sebanyak 288 orang siswa baru Madrasah Aliyah Negeri Batubara mengikuti masa ta’aruf atau yang lebih dikenal matsama, tahun pelajaran 2019/2020. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai dari hari Kamis (11/07) hingga Sabtu (13/07) di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri Batubara. Matsama ini dipanitiai oleh siswa-siswi Madrasah Aliyah negeri Batubara yang tergabung ke dalam OSIM. Kepala MAN Batubara Erwin Chandra Islamy Simbolon, S.Pd mengatakan kata sambutannya dalam pembukaan matsama, “Selamat datang, selamat begabung di Madrasah Aliyah Negeri Batubara yang kita cintai. Dari ratusan orang yang mendaftar, anak-anak kami yang di sini adalah orang-orang pilihan yang berhasil masuk dan lulus dalam beberapa tahapan seleksi yang kami buat. Saya berharap, anak-anak kami di sini tetap terus berpartisipasi dalam mengikuti matsama yang akan berlangsung selama tiga hari. Di kegiatan ini, kalian semua akan diajak oleh kakak-kakak OSIM untuk mengenal lebih jauh tentang MAN Batubara ini”, kata Erwin Ketua OSIM MAN Batubara Mhd. Iqbal menegaskan bahwa seluruh peserta matsama harus membawa perlengkapan dan atribut yang sebelumnya sudah diberitakan terlebih dahulu ke mereka. “Kami di OSIM sepakat untuk menyuruh peserta matsama membawa topi yang dibuat dari keranjang nasi, lengkap dengan tali plastik sebagai rambutnya, kemudian kami juga menyuruh mereka membuat bet nama dengan ukuran yang jelas di baca jika dilihat dari kejauhan sebagai tanda pengenal, kami juga mewajibkan mereka untuk membawa Al-Quran. Dan Alhamdulillah, sudah dua hari kegiatan matsama ini berlangsung, namun satu peserta pun tidak ada yang melanggar aturan kegiatan atau lupa membawa perlengkapan. Semangat mereka dalam mengikuti matsama ini tentu saja memudahkan kami yang bertugas sebagai pelaksana”,kataIqbal Tak hanya itu, matsama yang berlangsung selama tiga hari ini juga menghadirkan beberapa materi seperti Ustad Ali Muda yang juga berprofesi sebagai guru di MAN Batubara, WKM Kurikulum Syafrizal, WKM Sarana Prasarana Darni Kurnianingsih, guru-guru Bimbingan Konseling MAN Batubara, juga Khairani sebagai pembina UKS, pemateri-pemateri ini dihadirkan dengan tujuan agar peserta matsama semakin mengenal MAN Batubara ini.
MAN Batubara Laksanakan Beberapa Tahapan Tes untuk Calon Peserta Didik Baru
Batubara (Inmas). Sebanyak 350 orang calon peserta didik baru tahun 2019/2020 Madrasah Aliyah Negeri Batubara sedang mengikuti seleksi tes ujian tertulis, Senin (24/6). Tes ujian berlangsung dengan sangat baik, semua itu terlihat dari tepat waktunya calon peserta didik datang dan memasuki ruangannya masing-masing. Juhairi Irawan, selaku ketua panitia pelaksanaan calon peserta didik baru MAN Batubara mengungkapkan, “Kami tak mendapatkan kendala apa-apa hari ini, pengawas ujian yang telah panitia tunjuk hadir tepat waktu di ruangan yang telah ditentukan, calon peserta didik baru juga tidak ada yang ketinggalan. Setelah hari ini, besok kami masih akan melaksanakan ujian tes kemampuan calon peserta didik dalam membaca Al-Quran. Pada Rabu (26/6) kami akan mengumumkan hasil calon peserta didik yang dinyatakan lulus.” “Daya tampung MAN Batubara tahun ini hanya 288 orang siswa, dengan delapan kelas. Jumlah tersebut tentu sangat jauh dengan jumlah pendaftaran calon peserta didik MAN Batubara, sehingga kami melakukan beberapa penjaringan dengan beberapa tahapan tes tertulis dan praktik,” lanjut ketua panitia PPDB MAN Batubara. Lebih lanjut, Kepala Madrasah Aliyah Negeri Batubara Erwin Chandra Islamy Simbolon, S.Pd berharap semoga hasil tes calon peserta didik baru ini benar-benar berkualitas dan melahirkan generasi-generasi yang mampu membanggakan dan mengharumkan nama Madrasah, sehingga MAN Batubara menjadi Madrasah yang hebat dan bermartabat.
MAN BATUBARA Menangkan Juara Harapan 1 LTTK Tingkat Provinsi
Batubara (Inmas) MAN Batubara mendapat juara harapan 1 pada Lomba Tangkas Terampil Koperasi (LTTK) tingkat Provinsi yang diadakan oleh Dekopin di Labuhan Batu, tepatnya di Kota Rantau Parapat, Kamis (20/6) pukul 15.00 WIB sampai selesai. Pada Kesempatan ini, MAN Batubara mengirim tiga orang siswa yaitu, Muhammad Iqbal, Citra Fildzah Ananda Hasibuan, dan Muhammad Alwi Syam Husyairi yang pada hari Selasa bulan Mei lalu memenangkan juara satu LTTK tingkat Kabupaten. Kepala Madrasah Aliyah Negeri Batubara Erwin Chandra Islamy Simbolon, S.Pd kembali mengungkapkan rasa bangganya kepada siswa-siswi yang kembali berhasil mengharumkan nama Madrasah, “Anak-anak kami benar-benar hebat, saya sangat berterima kasih karena kalian berhasil mengharumkan nama Madrasah kita, saya yakin kalian telah berusaha semampu kalian. Jangan pernah putus asa.” Lebih lanjut, Citra Fildzah Ananda Hasibuan mengatakan “Saya perwakilan dari teman-teman mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT, karena berkat rahmat dan ridhonya kami bisa mewakili Kabupaten Batubara dalam Lomba Tangkas Terampil Koperasi (LTTK) dan mendapatkan juara harapan satu tingkat provinsi, dan tak lupa pula kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru MAN Batubara atas doa dan bimbingannya kepada kami.
MAN Batubara Laksanakan Ujian Akhir Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019
Batubara (Inmas) Madrasah Aliyah Negeri Batubara sedang melaksanakan ujian akhir semester genap tahun pelajaran 2018/2019 mulai hari Senin, (17/06/2019) dan akan berakhir pada Sabtu, (22/6). Ujian kali ini adalah ujian kenaikan kelas bagi siswa kelas X (sepuluh) dan XI (sebelas). Pantauan inmas, pada hari ke dua ujian berlangsung, ketua panitia pelaksanaan ujian tampak tak mempunyai kendala, pengawas ujian datang tepat waktu, dan seluruh siswa pun terlihat sangat tertib dan rapi dalam mengikuti ujian. Kepala Madrasah Aliyah Negeri Batubara, Erwin Chandra Islamy Simbolon, S.Pd memberikan arahan dan bimbingan kepada peserta didik pada pagi Senin, “Ini adalah penilaian akhir anak-anak kami semua selama satu semester di jenjang kelas yang diduduki saat ini, saya berharap anak-anak kami semua mampu menjawab semua soal yang diterima dengan teliti dan berlaku jujur. Hilangkan budaya mencontek di Madrasah kita ini dengan cara anak-anak kami semua harus giat belajar dan sungguh-sungguh dalam menghadapi ujian kali ini. Tak lupa pula, untuk kita semua disini agar menjaga kesehatan, khususnya untuk anak-anak kami semua, agar kalian bisa mengikuti ujian ini hingga hari terakhir. Lebih lanjut, ketua panitia pelaksanaan ujian akhir semester genap tahun pelajaran 2018/2019, Syafrizal menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian tersebut dimulai pukul 07.30 WIB sampai 12.30 WIB dengan teknis dalam satu ruangan terdapat dua kelas yang berbeda dan tingkatan yang berbeda, seperti di ruang I (satu) yaitu siswa kelas X IPA-1 dengan XI IPA-1 dalam satu ruangan, teknis seperti ini setiap tahun telah dibuat dengan tujuan meminimalisir kecurangan dalam ujian. Setiap ruangan juga ditanggungjawabi oleh pengawas ujian yang telah ditetapkan
MAN Batubara Adakan Halal Bihalal, Kuatkan Silaturahmi dan Saling Memaafkan
Batubara (Inmas) Madrasah Aliyah Negeri Batubara mengadakan acara halal bihalal, Rabu (12/06) di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri Batubara. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menguatkan dan merajut benang silaturahmi dengan seluruh tenaga pendidik dan juga siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri Batubara. Kepala Madrasah Aliyah Negeri Batubara Erwin Chandra Islamy Simbolon, S.Pd mengatakan “Halal bihalal ini punya arti penting dalam ajaran kita, Islam. Hari ini kami sengaja mengumpulkan siswa-siswi MAN Batubara yang sedang menempuh pendidikan di madrasah ini, dengan tujuan agar kami sebagai tenaga pendidik dan seluruh siswa-siswi bisa langsung saling memohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan yang pernah dilakukan. Meski dirancang dengan sederhana, acara ini sangat bermanfaat untuk kami semua disini,” ujar beliau saat dimintai keterangan. Kegiatan sederhana tersebut berlangsung harus, siswa-siswi tampak rapi berbaris menunggu giliran untuk bersalaman dengan para guru dan mengucapkan berbagai kalimat permohonan maaf, beberapa dari mereka juga tampak menunjukkan wajah kesedihan. Salamun, siswa kelas XI (sebelas) tersebut mengaku sangat terbawa suasana. “Entah kenapa saya pribadi sedih sendiri, mungkin karena saya mengingat berbagai kesalahan saya dengan para guru-guru di sini, saya merasa banyak perlakuan yang mungkin saja tak disukai guru saat mengajar di kelas. Itu sebabnya di acara kali ini, saya benar-benar meminta maaf kepada semua guru yang pernah saya lukai hatinya dengan sengaja atau tidak sengaja,”ucapnya.
MAN BATUBARA Gelar Acara Khatam Al-Quran
Batubara (Inmas). Acara Khataman Al-Qur’an MAN Bataubara, Rabu (29/5) sebanyak empat kelas yang terdiri dari kelas X (sepuluh) dan XI (sebelas). Dua puluh orang peserta didik yang terdiri dari 9 (sembilan) orang siswa dan 11 (sebelas) orang siswi berhasil menghapal Al-Quran dalam kurun waktu lebih kurang 1 minggu ini. Dalam kesempatan tersebut, WKM Humas Deddy Helmi, S.Ag menyampaikan dalam kata sambutannya bahwa beliau turut bangga dengan capaian-capaian siswa-siswi MAN Batubara. “Alhamdulillah, bulan suci Ramadhan ini mampu anak-anak kami isi dengan banyak ibadah. Saya sangat mengapresiasi acara ini, terlebih lagi kepada anak-anak kami yang mampu menghapal Al-Quran juz 1, juz 29, dan juz 30. Harapan ke depannya, anak-anak kami yang hari ini khatam Al-Quran, agar esok dan seterusnya mencoba untuk menghapalnya. Dan untuk anak-anak kami yang hari ini sudah hapal Al-Quran, semoga esok dan seterusnya anak-anak kami menghapal lebih giat lagi hingga 30 juz,” ujar Deddy. “Zaman sekarang ini banyak sekali genarasi muda yang jauh dengan Al-Quran, padahal kalau kita setiap hari membaca Al-Quran dan mengamalkannya, in shaa Allah kita dijauhi dari segala macam kemaksiatan dunia. Jadi, bapak disini berharap, anak-anak kami yang berstatus sebagai siswa-siswi Madrasah, mari buktikan ke masyarakat dan juga diri sendiri bahwa anak-anak Madrasah itu berbeda dengan genarasi kebanyakan pada saat ini. Kita harus menjadi lebih baik dari yang lainnya,” lanjut Deddy Helmi, S.Ag. Acara khatam Al-Quran dilangsungkan dengan lancar dan khidmat, siswa-siswi penghapal Al-Quran juga di tes dengan cara menyambung ayat yang dibacakan oleh siswa yang lain, dan ayat dibacakan secara acak.