Batubara ( Humas). Momentum Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan keluarga besar MAN Batubara untuk memperkuat nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial melalui pelaksanaan ibadah qurban. Tahun ini, pendidik dan tenaga kependidikan MAN Batubara melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kekeluargaan di lingkungan MTsN Batubara, Sabtu pagi (30/5). Pelaksanaan qurban tersebut menjadi salah satu kegiatan tahunan yang selalu dinantikan oleh keluarga besar MAN Batubara. Sejak pagi hari, guru, pegawai, dan panitia qurban telah berkumpul untuk bersama-sama mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan mulai dari penyembelihan hewan, proses pemotongan daging, pengemasan, hingga pendistribusian kepada masyarakat sekitar dan siswa/i yang berhak menerima.
Meski saat ini MAN Batubara masih belum dapat menggunakan gedung madrasah secara penuh karena masih dalam proses rehabilitasi, semangat beribadah dan berbagi tidak sedikit pun berkurang. Kegiatan qurban tahun ini dilaksanakan di lokasi sementara yang dipinjam dari MTsN Batubara sebagai bentuk dukungan dan kerja sama antar lembaga pendidikan madrasah di Kabupaten Batubara. Keberadaan lokasi sementara tersebut menjadi solusi agar aktivitas pendidikan maupun kegiatan keagamaan di MAN Batubara tetap dapat berjalan dengan baik selama proses pembangunan berlangsung. Kondisi tersebut justru menghadirkan suasana kebersamaan yang lebih hangat. Para pendidik dan tenaga kependidikan tampak saling membantu dan bergotong royong dalam setiap proses kegiatan. Mulai dari menyiapkan tempat penyembelihan, membersihkan area kegiatan, membagi tugas pemotongan daging, hingga proses distribusi dilakukan bersama-sama dengan penuh kekompakan dan rasa tanggung jawab.
Kepala MAN Batubara Erwin Parlindungan Nst, S.Ag.,MM dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya ibadah qurban tahun ini dengan lancar meskipun pelaksanaannya di tidak di lokasi sendiri. Erwin menegaskan bahwa keterbatasan tempat tidak menjadi penghalang untuk terus menanamkan nilai-nilai keislaman dan semangat berbagi kepada sesama. “Alhamdulillah, di tengah kondisi madrasah yang masih menjalani proses rehabilitasi, keluarga besar MAN Batubara tetap dapat melaksanakan ibadah qurban dengan penuh semangat dan kekompakan. Tahun ini kita menyembelih 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing sebagai bentuk rasa syukur serta kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujarnya.
Erwin juga menjelaskan bahwa lokasi pelaksanaan qurban saat ini masih meminjam tempat di lingkungan MTsN Batubara karena MAN Batubara sementara waktu masih dalam proses rehab. Menurutnya, hal itu tidak mengurangi makna dan kekhusyukan pelaksanaan ibadah qurban. “Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar MTsN Batubara yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi tempat sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Walaupun hanya meminjam lokasi sementara, semangat kebersamaan dan nilai ibadah dalam pelaksanaan qurban tetap terasa sangat kuat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Erwin juga berharap momentum Idul Adha dapat menjadi pengingat pentingnya nilai pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan ibadah qurban sebagai sarana mempererat ukhuwah dan meningkatkan rasa empati terhadap masyarakat yang membutuhkan. “Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan dan pengorbanan. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi ibadah semata, tetapi juga mampu mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa peduli, serta membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar MAN Batubara dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Setelah proses penyembelihan selesai dilakukan, panitia qurban kemudian melanjutkan kegiatan dengan pemotongan dan pengemasan daging qurban secara bersama-sama. Daging qurban selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat sekitar, tenaga honorer, keluarga besar madrasah, serta siswa/i yang membutuhkan agar manfaat qurban dapat dirasakan secara luas. Suasana kekeluargaan begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Para guru dan pegawai terlihat bekerja sama tanpa memandang tugas dan jabatan masing-masing. Semangat gotong royong yang tercipta menjadi gambaran nyata kuatnya solidaritas di lingkungan MAN Batubara, terlebih di tengah kondisi madrasah yang saat ini masih menjalani masa transisi akibat rehabilitasi gedung.
Pelaksanaan qurban ini juga menjadi bukti bahwa semangat pendidikan dan nilai-nilai keagamaan di MAN Batubara tetap berjalan dengan baik meskipun berada dalam keterbatasan fasilitas. Dengan memanfaatkan lokasi pinjaman sementara di MTsN Batubara, keluarga besar MAN Batubara terus berupaya menjaga tradisi keislaman, memperkuat rasa persaudaraan, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas. Melalui kegiatan qurban tersebut, MAN Batubara kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada proses akademik, tetapi juga aktif menanamkan nilai-nilai sosial, spiritual, dan kemanusiaan kepada seluruh warga madrasah. (MI)


