Batubara (Humas). Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat, MAN Batubara melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Mushollah Musyawarah yang terletak di Desa Simpang Gambus. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan kehangatan, dihadiri oleh Kepala MAN Batubara, para guru, siswa-siswi, pengurus mushollah, serta masyarakat setempat yang antusias menyambut kehadiran rombongan dari madrasah, Kamis (12/03).
Safari Ramadhan ini merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan oleh MAN Batubara setiap tahunnya selama bulan Ramadhan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pihak madrasah dengan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi para siswa untuk menampilkan kemampuan mereka dalam bidang keagamaan, seperti syiar Islam, seni baca Al-Qur’an, serta pidato keislaman. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap dapat menumbuhkan semangat dakwah serta meningkatkan kepercayaan diri siswa untuk tampil di tengah masyarakat.
Acara dimulai dengan pembukaan yang sederhana namun penuh makna, kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari BKM Mushollah Musyawarah. Dalam sambutannya, perwakilan BKM menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas kunjungan keluarga besar MAN Batubara ke Mushollah Musyawarah Desa Simpang Gambus tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan Safari Ramadhan seperti ini sangat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan semangat beribadah dan mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan yang penuh berkah. “Terima kasih kepada keluarga besar MAN Batubara yang telah memilih Mushollah Musyawarah sebagai salah satu tempat pelaksanaan Safari Ramadhan. Kehadiran bapak dan ibu guru beserta para siswa tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat kami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya dalam sambutan.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Kepala MAN Batubara, Erwin Parlindungan Nst, S.Ag., MM. Dalam kesempatan tersebut, Erwin menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan merupakan bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada para siswa sekaligus mempererat hubungan antara lembaga pendidikan dan masyarakat. Erwin juga menegaskan bahwa madrasah tidak hanya bertugas memberikan pendidikan secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter religius para siswa agar kelak menjadi generasi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, kami ingin mengajarkan kepada siswa bahwa ilmu yang mereka peroleh di madrasah harus dapat diamalkan dan dibagikan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan berdakwah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala MAN Batubara tersebut juga berharap agar hubungan baik antara MAN Batubara dan masyarakat Desa Simpang Gambus dapat terus terjalin dengan erat. Menurutnya, dukungan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan dan kemajuan madrasah.
Usai rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan dari pihak MAN Batubara kepada pengurus Mushollah Musyawarah. Bingkisan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan rasa kebersamaan dalam memaknai bulan Ramadhan yang penuh dengan nilai-nilai berbagi dan kepedulian terhadap sesama. Penyerahan bingkisan tersebut disambut dengan penuh rasa haru dan syukur oleh pengurus musholla serta masyarakat yang hadir.
Suasana acara kemudian semakin meriah ketika para siswa MAN Batubara menampilkan berbagai penampilan bernuansa islami yang telah mereka persiapkan sebelumnya. Salah satu penampilan yang menarik perhatian jamaah adalah Syarhil Qur’an, yang dibawakan dengan penuh penghayatan dan kekompakan oleh para siswa. Dalam penampilan tersebut, para siswa menyampaikan pesan-pesan Al-Qur’an yang mengajak umat Islam untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbanyak amal ibadah.
Selain penampilan Syarhil Qur’an, para siswa juga menampilkan pidato Bahasa Indonesia yang mengangkat berbagai tema keislaman, seperti pentingnya menjaga akhlak, menghormati orang tua, serta memanfaatkan masa muda dengan kegiatan yang positif. Dengan gaya penyampaian yang percaya diri dan penuh semangat, para siswa berhasil memberikan kesan mendalam bagi masyarakat yang hadir. Para jamaah yang memadati mushollah tampak menyimak setiap penampilan dengan penuh perhatian. Bahkan beberapa di antaranya memberikan apresiasi dan dukungan kepada para siswa yang tampil, karena dinilai mampu menyampaikan pesan-pesan dakwah dengan baik dan inspiratif.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan tersebut akhirnya ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Zainal Arifin. Dalam doanya, beliau memohon kepada Allah SWT agar seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan mendapatkan keberkahan dan menjadi amal ibadah bagi semua pihak yang terlibat. Ia juga berharap agar hubungan silaturahmi antara MAN Batubara dan masyarakat Desa Simpang Gambus dapat terus terjalin dengan baik di masa yang akan datang.
Dengan terselenggaranya kegiatan Safari Ramadhan ini, MAN Batubara berharap dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta membangun hubungan yang harmonis antara dunia pendidikan dan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan formal, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang aktif dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan dakwah Islam.Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan semangat berbagi yang terasa sepanjang kegiatan menjadi gambaran indah bagaimana Ramadhan mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu tujuan yang sama, yaitu meningkatkan keimanan dan mempererat tali persaudaraan. (MI)


