MAN BATUBARA

Berakhlak, Berprestasi

MAN Batubara Gelar Peringatan Isra Mikraj, Gaungkan Semangat Membangun Generasi Rabbani

Batubara (Humas). Keluarga besar MAN Batubara kembali menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dengan penuh kekhidmatan dan makna spiritual yang mendalam. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Jami’ Al-Ridho ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga madrasah untuk memperkuat iman, memperdalam kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta merefleksikan makna shalat dalam kehidupan sehari-hari, Kamis (12/02).

Sejak pagi hari, suasana masjid telah dipenuhi oleh ratusan siswa dan siswi yang hadir dengan mengenakan pakaian serba putih. Pemandangan tersebut menghadirkan nuansa yang begitu menyejukkan—barisan peserta didik duduk rapi, wajah-wajah penuh semangat terpancar jelas, seolah menggambarkan tekad untuk menjadi generasi yang lebih baik. Warna putih yang mendominasi ruangan menjadi simbol kesucian hati, kebersihan niat, serta komitmen untuk memperbaiki diri menuju pribadi Muslim yang sejati.

Peringatan Isra Miraj tahun ini mengangkat tema “Membangun Generasi Rabbani untuk Menumbuhkan Karakter Muslim yang Sejati.” Tema tersebut dipilih sebagai pengingat bahwa madrasah bukan hanya tempat menuntut ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman. Generasi Rabbani yang dimaksud adalah generasi yang menjadikan Allah SWT sebagai tujuan utama, Rasulullah SAW sebagai teladan, serta Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema merdu di dalam masjid, menciptakan suasana haru dan penuh ketenangan. Lantunan ayat-ayat Allah tersebut semakin menguatkan makna peringatan Isra Mikraj sebagai peristiwa agung yang sarat dengan pelajaran spiritual. Setelah itu, tim hadroh MAN Batubara tampil memeriahkan acara dengan membawakan shalawat-shalawat yang syahdu. Tabuhan rebana yang harmonis berpadu dengan suara vokal yang kompak, membuat seluruh peserta larut dalam suasana cinta kepada Rasulullah SAW. Beberapa siswa bahkan tampak ikut bershalawat bersama, menciptakan kebersamaan yang hangat dan religius.

Hadir sebagai penceramah, Ustad M. Syahputra Nahrowi, S.Pd.I., menyampaikan tausiyah yang inspiratif dan menyentuh hati. Dalam ceramahnya, beliau mengulas kembali perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra dan Miraj, perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat lima waktu. Ia menegaskan bahwa shalat merupakan inti dari pembentukan karakter seorang Muslim. “Shalat adalah tiang agama. Jika shalatnya baik, maka baik pula akhlaknya. Dari shalat yang khusyuk akan lahir pribadi yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Inilah fondasi utama membangun generasi Rabbani,” tutur beliau dengan penuh semangat.

Beliau juga mengajak seluruh siswa untuk menjadikan Isra Miraj sebagai momentum perubahan diri. Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini sangat besar, baik dari pengaruh pergaulan, perkembangan teknologi, maupun arus informasi yang begitu cepat. Oleh karena itu, diperlukan pondasi iman yang kuat agar para pelajar mampu menyaring setiap pengaruh dan tetap teguh dalam nilai-nilai Islam.

Sementara itu, Kepala MAN Batubara, Erwin Parlindungan Nst, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar dan penuh antusiasme. Ia menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter yang berkelanjutan di madrasah. “Anak-anakku sekalian, Isra Mikraj mengajarkan kita tentang kedisiplinan, ketaatan, dan kecintaan kepada Allah SWT. Shalat yang kita kerjakan setiap hari adalah bukti hubungan kita dengan Sang Pencipta. Saya berharap melalui peringatan ini, kalian semakin menyadari pentingnya menjaga shalat dan memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Erwin juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh siswa yang hadir dengan pakaian serba putih, serta kerja keras panitia dan tim hadroh yang telah mempersiapkan acara dengan baik. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kekhidmatan yang tercipta dalam kegiatan tersebut merupakan cerminan budaya religius yang terus dibangun di MAN Batubara.

Lebih lanjut, Kepala Madrasah berharap agar tema Membangun Generasi Rabbani benar-benar tertanam dalam diri setiap peserta didik. Ia menegaskan bahwa prestasi akademik harus berjalan seiring dengan kekuatan spiritual dan keluhuran akhlak. “Madrasah harus mampu melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus kokoh dalam iman. Inilah jati diri madrasah yang sesungguhnya,” tambahnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh penceramah. Seluruh peserta menengadahkan tangan, memohon keberkahan ilmu, kemudahan dalam meraih cita-cita, serta keteguhan hati dalam menjalankan ajaran agama. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti masjid hingga akhir acara.

Melalui peringatan Isra Miraj ini, MAN Batubara kembali meneguhkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembinaan spiritual dan karakter peserta didik. Semangat membangun generasi Rabbani pun terus digaungkan, agar setiap siswa tumbuh menjadi pribadi Muslim yang sejati, cerdas, berakhlak mulia, serta siap menjadi penerus bangsa yang membawa kebaikan bagi masyarakat dan agama. (MI)

 

Jl. Perintis Kemerdekaan No. 76, Lima Puluh Kota, Kec Lima Puluh, Kab, Batubara, Provinsi Sumatera Utara

© 2024. MAN BATUBARA

Menu

Helpdesk

RDM Madrasah

E-Learning

MAN BATUBARA

Tentang Kami

Berita dan Informasi