Batubara (Humas). Pelaksanaan try out UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) bagi siswa kelas XII MAN Batubara resmi berakhir dengan sukses, Sabtu (28/02). Pada hari terakhir pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti, baik dari sisi teknis maupun nonteknis. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari persiapan siswa dalam menghadapi UTBK yang sesungguhnya sebagai gerbang menuju perguruan tinggi impian. Sejak pagi hari, para siswa telah hadir dengan penuh semangat dan kesiapan. Mereka mengikuti ujian dengan tertib sesuai jadwal yang telah ditentukan. Panitia pelaksana memastikan seluruh perangkat komputer, jaringan internet, serta sistem ujian berfungsi optimal sehingga pelaksanaan try out dapat berlangsung nyaman dan kondusif. Pengawasan yang ketat namun tetap humanis juga turut mendukung terciptanya suasana ujian yang fokus dan profesional. Selama pelaksanaan try out yang berlangsung beberapa hari terakhir, tidak ditemukan kendala berarti yang dapat mengganggu jalannya ujian. Para siswa mampu beradaptasi dengan sistem berbasis komputer dan menunjukkan keseriusan dalam mengerjakan soal-soal yang disimulasikan menyerupai UTBK asli. Hal ini menunjukkan bahwa persiapan yang dilakukan madrasah telah berjalan maksimal, baik dari sisi akademik maupun kesiapan mental peserta didik. Kepala MAN Batubara, Erwin Parlindungan Nst, S.Ag., MM, menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan try out hingga hari terakhir. Ia mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas kerja sama seluruh pihak, mulai dari panitia, guru, hingga siswa yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. “Kami bersyukur try out UTBK tahun ini dapat berjalan lancar dari awal hingga hari terakhir tanpa kendala berarti. Ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara guru, panitia, dan tentunya kesungguhan siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UTBK yang sebenarnya,” ujar beliau. Lebih lanjut, Erwin berharap hasil try out ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi siswa untuk mengetahui kemampuan dan kekurangan masing-masing. Dengan demikian, siswa dapat lebih fokus dalam meningkatkan kesiapan akademik menjelang UTBK sesungguhnya. Ia juga menegaskan bahwa madrasah akan terus memberikan dukungan penuh melalui pembinaan intensif, bimbingan belajar, serta motivasi agar para siswa mampu meraih hasil terbaik. “Try out ini bukan sekadar simulasi, tetapi juga momentum untuk mengukur kesiapan diri. Kami berharap anak-anak dapat menjadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga untuk meningkatkan performa dan kepercayaan diri. InsyaAllah, dengan usaha dan doa, siswa MAN Batubara mampu bersaing dan menembus perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” tambahnya. Dengan berakhirnya try out UTBK ini, MAN Batubara semakin optimis dalam mengantarkan para siswanya menuju gerbang pendidikan tinggi. Semangat belajar dan tekad kuat yang ditunjukkan siswa menjadi harapan besar bagi madrasah untuk terus melahirkan generasi berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Satu-satunya Wakili Batubara, Hamasah MAN Batubara Sabet Juara 2 Ajang Hadroh Sumut
Batubara ( Humas). Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi MAN Batubara. Grup hadroh kebanggaan madrasah yang dikenal dengan nama Hamasah MAN Batubara berhasil meraih juara 2 dalam ajang lomba hadroh bergengsi yang diselenggarakan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI). Kompetisi tersebut digelar di pusat perbelanjaan Deli Park Medan dengan mengusung tema inspiratif, Langkah Emas Raih Kemenangan, dan diikuti oleh lebih dari 20 grup hadroh dari berbagai SMA sederajat se-Sumatera Utara, Kamis (26/02). Penampilan Hamasah MAN Batubara berhasil memukau para juri dan penonton yang memadati lokasi acara. Dengan balutan busana islami yang rapi dan harmoni lantunan shalawat yang menggema, grup ini tampil penuh percaya diri. Kekompakan tim, teknik vokal yang kuat, serta aransemen musik hadroh yang kreatif menjadi daya tarik utama yang mengantarkan mereka meraih posisi juara kedua. Tak hanya menunjukkan kualitas musikalitas, Hamasah juga berhasil menghadirkan nuansa religius yang menyentuh hati para penonton. Menariknya, Hamasah MAN Batubara menjadi satu-satunya grup hadroh yang mewakili Kabupaten Batubara dalam ajang tersebut. Keikutsertaan mereka tidak hanya membawa nama madrasah, tetapi juga menjadi representasi kebanggaan daerah di tingkat provinsi. Meski bersaing dengan puluhan peserta dari sekolah unggulan di berbagai kabupaten dan kota, Hamasah tetap tampil maksimal dan mampu menunjukkan kualitas yang tak kalah bersaing. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari kerja keras para anggota, pelatih, serta dukungan penuh pihak madrasah. Latihan intensif yang dilakukan jauh hari sebelum lomba menjadi kunci keberhasilan mereka. Para anggota Hamasah mengaku harus membagi waktu antara kegiatan akademik dan latihan, namun semangat kebersamaan serta kecintaan terhadap seni islami menjadi motivasi utama untuk terus berjuang. Kepala MAN Batubara, Erwin Parlindungan Nst, S.Ag., MM, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh grup hadroh tersebut. Ia menilai bahwa keberhasilan Hamasah merupakan bukti nyata bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing dalam bidang seni dan budaya islami. “Kami sangat bangga atas capaian Hamasah MAN Batubara yang berhasil meraih juara 2 di ajang hadroh tingkat Sumatera Utara. Ini adalah prestasi yang luar biasa, apalagi mereka menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Batubara. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujarnya. Lebih lanjut, Erwin berharap prestasi ini dapat menjadi pemantik semangat bagi generasi muda madrasah untuk terus berkarya dan berprestasi di berbagai ajang kompetisi. Ia juga menegaskan bahwa pihak madrasah akan terus mendukung kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan bakat siswa. Keberhasilan Hamasah MAN Batubara di ajang ini menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, dan doa mampu mengantarkan generasi muda meraih prestasi gemilang. Dengan torehan juara 2 ini, diharapkan Hamasah semakin termotivasi untuk terus berkembang dan menorehkan prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang, sekaligus mengharumkan nama MAN Batubara di kancah yang lebih luas.
Renovasi Tak Halangi Prestasi, Siswa MAN Batubara Tetap Maksimal Ikuti UTBK
Batubara (Humas). Sebanyak 80 siswa/i kelas XII Madrasah Aliyah Negeri Batubara mengikuti pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai bagian dari tahapan penting dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pelaksanaan UTBK tahun ini berlangsung di MTsN Batubara, mengingat gedung MAN Batubara saat ini masih dalam proses renovasi, Selasa (24/02).Pelaksanaan ujian di lokasi berbeda tidak menjadi penghalang bagi para siswa untuk menunjukkan kesiapan dan keseriusan mereka. Sejak pagi hari, para peserta telah hadir dengan penuh semangat, mengenakan seragam rapi dan membawa perlengkapan ujian yang diperlukan. Para guru dan panitia turut hadir memberikan pendampingan serta memastikan seluruh proses berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur. Meski harus beradaptasi dengan lingkungan baru, para siswa tetap mampu menjaga fokus dan konsentrasi selama mengikuti ujian. Situasi ini justru menjadi pengalaman berharga yang melatih mental dan kemandirian siswa dalam menghadapi tantangan. Pelaksanaan UTBK berlangsung lancar dengan suasana yang kondusif, menunjukkan kesiapan siswa MAN Batubara dalam bersaing secara akademik di tingkat nasional.Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari madrasah, guru, hingga orang tua, menjadi motivasi tersendiri bagi siswa untuk memberikan hasil terbaik. Banyak siswa mengaku tetap optimis dan bertekad kuat meraih peluang masuk perguruan tinggi favorit, meskipun harus mengikuti ujian di luar lingkungan madrasah mereka. Kepala MAN Batubara, Erwin Parlindungan Nst, S.Ag., MM, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas semangat yang ditunjukkan para siswa. Menurutnya, pelaksanaan UTBK di tengah kondisi renovasi madrasah merupakan ujian tersendiri, namun juga menjadi momentum untuk menumbuhkan ketangguhan dan daya juang siswa. “Kami sangat bangga melihat semangat anak-anak kami. Walaupun harus melaksanakan UTBK di MTsN Batubara karena madrasah sedang direnovasi, hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka sedikit pun. Ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya. Erwin juga menambahkan bahwa pihak madrasah terus berupaya memberikan dukungan maksimal, baik dalam bentuk pendampingan, motivasi, maupun doa agar seluruh siswa kelas XII dapat memperoleh hasil terbaik. Harapannya, para siswa dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang diimpikan dan menjadi generasi yang membanggakan madrasah, keluarga, dan masyarakat. Lebih lanjut, Erwin menegaskan bahwa renovasi madrasah yang sedang berlangsung merupakan bagian dari upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan demi kenyamanan dan kualitas pembelajaran di masa depan. Ia berharap, ketika pembangunan rampung, MAN Batubara akan memiliki fasilitas yang lebih representatif dan mampu mendukung prestasi siswa secara lebih optimal. Pelaksanaan UTBK ini menjadi salah satu momen penting bagi siswa kelas XII MAN Batubara dalam menapaki gerbang masa depan. Di tengah keterbatasan akibat renovasi, semangat, optimisme, dan ketangguhan yang ditunjukkan para siswa menjadi cerminan karakter generasi madrasah yang adaptif, tangguh, dan berdaya saing tinggi. Dengan tekad kuat dan doa dari berbagai pihak, diharapkan seluruh peserta UTBK dari MAN Batubara dapat meraih hasil terbaik
Kepala MAN Batubara Hadiri Pisah Sambut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara, Teguhkan Komitmen Sinergi dan Kolaborasi
Batubara (Humas). Kepala Madrasah Aliyah Negeri Batubara, Erwin Parlindungan Nst, S.Ag., M.M., bersama jajaran WKM menghadiri acara pisah sambut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara yang digelar dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam rangka estafet kepemimpinan di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat kabupaten, sekaligus bentuk penghormatan atas pengabdian pejabat lama dan penyambutan hangat bagi pejabat yang baru. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh unsur satuan kerja di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara, mulai dari para kepala madrasah, kepala KUA, pengawas madrasah, hingga jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan sarat makna, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan panitia, sambutan-sambutan, penyerahan cenderamata, hingga doa bersama, Senin (23/02) di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batubara. Dalam kesempatan tersebut, Kepala MAN Batubara menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang mendalam kepada Kepala Kantor Kementerian Agama yang lama H. Sakoanda Siregar, S.Ag atas dedikasi, kerja keras, serta kontribusi nyata dalam membangun dan memajukan lembaga pendidikan keagamaan di Kabupaten Batu Bara. Ia menilai, berbagai program strategis yang telah dijalankan selama masa kepemimpinan sebelumnya telah membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas madrasah, baik dari sisi manajerial, akademik, maupun pembinaan karakter peserta didik. “Secara pribadi dan mewakili seluruh keluarga besar MAN Batubara, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian dan keteladanan yang telah diberikan. Banyak kebijakan yang berpihak pada kemajuan madrasah, termasuk penguatan tata kelola, peningkatan kompetensi guru, serta dukungan terhadap berbagai program inovasi di madrasah,” ungkap Erwin dalam sambutannya. Erwin juga menambahkan bahwa selama ini komunikasi dan koordinasi antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara dengan MAN Batubara terjalin dengan sangat baik. Hal tersebut menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, profesional, dan berorientasi pada mutu. Tak lupa, Erwin menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Kantor Kementerian Agama yang baru, Agus Priadi, S.Ag.,M.Si. Ia berharap kehadiran pimpinan baru dapat membawa semangat pembaruan, inovasi, serta penguatan kolaborasi di seluruh lini satuan kerja. “Kami menyambut dengan penuh optimisme kehadiran pimpinan yang baru. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas dan semangat melayani. MAN Batubara siap bersinergi, berkolaborasi, dan mendukung setiap program strategis yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan serta pelayanan keagamaan di Kabupaten Batu Bara,” tambahnya. Suasana haru tampak menyelimuti ruangan saat penyerahan cenderamata kepada pejabat lama sebagai bentuk kenang-kenangan dan penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan. Beberapa perwakilan satuan kerja turut menyampaikan kesan dan pesan, menggambarkan kedekatan serta kebersamaan yang telah terjalin selama ini. Acara pisah sambut ditutup dengan doa bersama, memohon agar kepemimpinan yang baru senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, serta kekuatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Momentum tersebut tidak hanya menjadi seremoni pergantian jabatan, tetapi juga simbol keberlanjutan komitmen dalam membangun pendidikan dan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas. Bagi MAN Batubara, kehadiran dalam acara ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap kepemimpinan di lingkungan Kementerian Agama sekaligus mempertegas komitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman. (MI)
MAN Batubara Gelar Peringatan Isra Mikraj, Gaungkan Semangat Membangun Generasi Rabbani
Batubara (Humas). Keluarga besar MAN Batubara kembali menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dengan penuh kekhidmatan dan makna spiritual yang mendalam. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Jami’ Al-Ridho ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga madrasah untuk memperkuat iman, memperdalam kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta merefleksikan makna shalat dalam kehidupan sehari-hari, Kamis (12/02). Sejak pagi hari, suasana masjid telah dipenuhi oleh ratusan siswa dan siswi yang hadir dengan mengenakan pakaian serba putih. Pemandangan tersebut menghadirkan nuansa yang begitu menyejukkan—barisan peserta didik duduk rapi, wajah-wajah penuh semangat terpancar jelas, seolah menggambarkan tekad untuk menjadi generasi yang lebih baik. Warna putih yang mendominasi ruangan menjadi simbol kesucian hati, kebersihan niat, serta komitmen untuk memperbaiki diri menuju pribadi Muslim yang sejati. Peringatan Isra Miraj tahun ini mengangkat tema “Membangun Generasi Rabbani untuk Menumbuhkan Karakter Muslim yang Sejati.” Tema tersebut dipilih sebagai pengingat bahwa madrasah bukan hanya tempat menuntut ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman. Generasi Rabbani yang dimaksud adalah generasi yang menjadikan Allah SWT sebagai tujuan utama, Rasulullah SAW sebagai teladan, serta Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema merdu di dalam masjid, menciptakan suasana haru dan penuh ketenangan. Lantunan ayat-ayat Allah tersebut semakin menguatkan makna peringatan Isra Mikraj sebagai peristiwa agung yang sarat dengan pelajaran spiritual. Setelah itu, tim hadroh MAN Batubara tampil memeriahkan acara dengan membawakan shalawat-shalawat yang syahdu. Tabuhan rebana yang harmonis berpadu dengan suara vokal yang kompak, membuat seluruh peserta larut dalam suasana cinta kepada Rasulullah SAW. Beberapa siswa bahkan tampak ikut bershalawat bersama, menciptakan kebersamaan yang hangat dan religius. Hadir sebagai penceramah, Ustad M. Syahputra Nahrowi, S.Pd.I., menyampaikan tausiyah yang inspiratif dan menyentuh hati. Dalam ceramahnya, beliau mengulas kembali perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra dan Miraj, perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat lima waktu. Ia menegaskan bahwa shalat merupakan inti dari pembentukan karakter seorang Muslim. “Shalat adalah tiang agama. Jika shalatnya baik, maka baik pula akhlaknya. Dari shalat yang khusyuk akan lahir pribadi yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Inilah fondasi utama membangun generasi Rabbani,” tutur beliau dengan penuh semangat. Beliau juga mengajak seluruh siswa untuk menjadikan Isra Miraj sebagai momentum perubahan diri. Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini sangat besar, baik dari pengaruh pergaulan, perkembangan teknologi, maupun arus informasi yang begitu cepat. Oleh karena itu, diperlukan pondasi iman yang kuat agar para pelajar mampu menyaring setiap pengaruh dan tetap teguh dalam nilai-nilai Islam. Sementara itu, Kepala MAN Batubara, Erwin Parlindungan Nst, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar dan penuh antusiasme. Ia menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter yang berkelanjutan di madrasah. “Anak-anakku sekalian, Isra Mikraj mengajarkan kita tentang kedisiplinan, ketaatan, dan kecintaan kepada Allah SWT. Shalat yang kita kerjakan setiap hari adalah bukti hubungan kita dengan Sang Pencipta. Saya berharap melalui peringatan ini, kalian semakin menyadari pentingnya menjaga shalat dan memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya. Erwin juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh siswa yang hadir dengan pakaian serba putih, serta kerja keras panitia dan tim hadroh yang telah mempersiapkan acara dengan baik. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kekhidmatan yang tercipta dalam kegiatan tersebut merupakan cerminan budaya religius yang terus dibangun di MAN Batubara. Lebih lanjut, Kepala Madrasah berharap agar tema Membangun Generasi Rabbani benar-benar tertanam dalam diri setiap peserta didik. Ia menegaskan bahwa prestasi akademik harus berjalan seiring dengan kekuatan spiritual dan keluhuran akhlak. “Madrasah harus mampu melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus kokoh dalam iman. Inilah jati diri madrasah yang sesungguhnya,” tambahnya. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh penceramah. Seluruh peserta menengadahkan tangan, memohon keberkahan ilmu, kemudahan dalam meraih cita-cita, serta keteguhan hati dalam menjalankan ajaran agama. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti masjid hingga akhir acara. Melalui peringatan Isra Miraj ini, MAN Batubara kembali meneguhkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembinaan spiritual dan karakter peserta didik. Semangat membangun generasi Rabbani pun terus digaungkan, agar setiap siswa tumbuh menjadi pribadi Muslim yang sejati, cerdas, berakhlak mulia, serta siap menjadi penerus bangsa yang membawa kebaikan bagi masyarakat dan agama. (MI)
OSIM MAN Batubara Gelar Serah Terima Jabatan, Semangat Baru untuk Melanjutkan Prestasi
Batubara (Humas). MAN Batubara kembali menorehkan momen penting dalam perjalanan organisasinya. Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN Batubara secara resmi melaksanakan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) kepengurusan lama kepada kepengurusan baru dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut digelar di lingkungan SMP tempat berlangsungnya proses belajar mengajar siswa/i MAN Batubara selama masa rehab madrasah, dan dihadiri oleh Kepala MAN Batubara, para wakil kepala madrasah, pembina OSIM, dewan guru, serta seluruh pengurus OSIM lama dan baru, Rabu (11/02). Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban dari Ketua OSIM periode sebelumnya. Dalam penyampaiannya, ia mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama masa kepemimpinannya. Berbagai program kerja yang telah terlaksana menjadi bukti komitmen OSIM dalam mendukung kegiatan akademik maupun non-akademik di MAN Batubara. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan amanah terdapat kekurangan dan berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan bahkan meningkatkan capaian yang telah dirintis. Prosesi serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan simbolis jabatan dari ketua lama kepada ketua OSIM yang baru. Suasana haru dan bangga terasa saat pengurus lama dan baru saling bersalaman sebagai simbol estafet kepemimpinan dan semangat kebersamaan. Kepala MAN Batubara Erwin Parlindungan Nst, S.Ag.,MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus OSIM periode sebelumnya atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi nyata bagi madrasah. Ia menegaskan bahwa OSIM merupakan wadah strategis untuk melatih kepemimpinan, tanggung jawab, serta kemampuan manajerial siswa. “Menjadi pengurus OSIM bukan sekadar memegang jabatan, tetapi tentang belajar memimpin, belajar bekerja sama, dan belajar melayani. Saya bangga kepada pengurus lama yang telah menunjukkan komitmen dan semangat luar biasa. Kepada pengurus baru, saya berharap amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan kreativitas,” ujar Erwin dalam sambutannya. Beliau juga berpesan agar OSIM ke depan mampu menghadirkan program-program inovatif yang relevan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlak dan karakter islami yang menjadi ciri khas madrasah. Ia berharap OSIM dapat menjadi motor penggerak kegiatan positif, mempererat solidaritas antar siswa, serta menjadi mitra aktif dalam mendukung visi dan misi MAN Batubara. Sementara itu, Ketua OSIM yang baru Fauzi, dalam sambutan perdananya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia mengajak seluruh pengurus untuk bekerja sebagai satu tim yang solid, terbuka terhadap kritik dan saran, serta berkomitmen membawa OSIM MAN Batubara semakin aktif, kreatif, dan inspiratif. Dengan terlaksananya serah terima jabatan ini, diharapkan lahir semangat baru dalam tubuh OSIM MAN Batubara. Estafet kepemimpinan yang terus berjalan menjadi bukti bahwa kaderisasi di lingkungan madrasah berlangsung dengan baik. MAN Batubara optimis, melalui kepengurusan OSIM yang baru, berbagai program unggulan dan kegiatan positif akan terus tumbuh dan memberikan warna bagi kehidupan madrasah ke depan. (MI)
Pramuka MAN Batubara Ukir Prestasi Membanggakan pada Perkemahan Gelar Bakti Sangga Terpadu XII Tahun 2026
Batubara (Humas), Madrasah Aliyah Negeri Batubara kembali menunjukkan komitmennya dalam membina karakter dan potensi peserta didik melalui kegiatan kepramukaan. Hal tersebut tercermin dari keberhasilan gugus depan pramuka MAN Batubara yang berhasil menorehkan sejumlah prestasi pada ajang Perkemahan Gelar Bakti Sangga Terpadu (PGBST) XII Tahun 2026 yang dilaksanakan di Pantai Jono, Kabupaten Batubara. Kegiatan yang digelar selama tiga hari tersebut dan diikuti oleh pramuka penggalang dan penegak putra dan putri dari berbagai sekolah dan madrasah se-Kabupaten Batubara, berhasil menjadi ajang strategis untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan keterampilan, serta mengembangkan karakter generasi muda gerakan pramuka. Dalam kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan tersebut, Pramuka MAN Batubara tampil maksimal dan berhasil meraih prestasi di berbagai cabang perlombaan. Pada cabang tari kreasi, Pramuka MAN Batubara meraih Juara 2 setelah menampilkan pertunjukan yang memadukan unsur seni budaya dengan gerak yang harmonis, kompak, dan sarat makna. Penampilan ini dinilai mampu mencerminkan nilai-nilai kreativitas, kebersamaan, serta disiplin yang menjadi karakter utama anggota gerakan pramuka. Prestasi tertinggi diraih pada cabang videografi, di mana Pramuka MAN Batubara berhasil menyabet juara 1. Karya videografi yang disajikan menampilkan konsep yang matang, alur cerita yang runtut, serta kualitas visual yang menarik. Video tersebut menggambarkan aktivitas kepramukaan yang sarat dengan nilai kepedulian sosial, semangat pengabdian, serta kecintaan terhadap lingkungan hidup, sehingga mendapatkan apresiasi terbaik dari dewan juri dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah. Sementara itu, pada cabang pionering, Pramuka MAN Batubara kembali menunjukkan keterampilan teknis dan kerja sama tim yang solid dengan meraih juara 2. Karya pionering yang dihasilkan dinilai kokoh, rapi, serta sesuai dengan kaidah dan teknik dasar kepramukaan. Prestasi ini mencerminkan ketekunan, ketelitian, serta kemampuan anggota Pramuka MAN Batubara dalam menerapkan pengetahuan kepramukaan yang diperoleh melalui latihan secara berkelanjutan. Prestasi lainnya juga diraih pada cabang tenda, di mana Pramuka MAN Batubara kembali meraih juara 2. Penilaian meliputi aspek kerapian, kebersihan, tata letak, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar perkemahan. Keberhasilan ini menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian anggota Pramuka MAN Batubara terhadap kelestarian lingkungan, sejalan dengan prinsip cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. Kepala MAN Batubara, Erwin Parlindungan Nst, S.Ag., MM, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh anggota Pramuka MAN Batubara dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya saat apel berlangsung, Rabu (28/01) ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta pembinaan yang berkesinambungan antara peserta didik, pembina, dan pihak madrasah. Menurutnya, kegiatan kepramukaan menjadi sarana yang sangat efektif dalam membentuk karakter peserta didik agar memiliki sikap mandiri, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dalam berbagai situasi. Lebih lanjut, Kepala MAN Batubara tersebut berharap prestasi yang diraih ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik MAN Batubara untuk terus mengembangkan potensi diri, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam kegiatan ekstrakurikuler. Ia juga menekankan pentingnya kepramukaan sebagai wadah pembinaan karakter yang sejalan dengan nilai-nilai moderasi beragama dan penguatan profil pelajar madrasah. Pelaksanaan Perkemahan Gelar Bakti Sangga Terpadu XII Tahun 2026 sendiri bertujuan sebagai sarana menjalin dan mempererat tali persaudaraan antara anggota Pramuka, baik dari jenjang penggalang, penegak, maupun pendega. Selain menjadi wadah latihan dan evaluasi keterampilan kepramukaan, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menambah pengetahuan dan wawasan peserta didik, serta menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan hidup, khususnya melalui aktivitas yang berinteraksi langsung dengan alam. Keberhasilan Pramuka MAN Batubara dalam ajang ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan kepramukaan di madrasah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter peserta didik. Diharapkan, prestasi ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang serta menjadi inspirasi bagi generasi muda MAN Batubara untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah di berbagai ajang kegiatan kepramukaan. (MI)
Marching Band MAN Batubara Tampilkan Aksi Terbaik di Peringatan HAB ke-80 Kemenag Batubara
Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Batubara berlangsung semarak dan penuh khidmat. Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah kehadiran Marching Band Madrasah Aliyah Negeri Batubara yang turut memeriahkan jalannya acara. Dengan penampilan yang energik, tertib, dan penuh semangat, Marching Band MAN Batubara sukses menghadirkan suasana meriah sekaligus menambah nilai estetika dalam peringatan hari bersejarah bagi Kementerian Agama tersebut, Sabtu (03/01). Sejak pagi hari, ratusan peserta yang terdiri dari jajaran ASN Kementerian Agama, kepala satuan kerja, guru madrasah, tokoh agama, serta tamu undangan telah memadati lokasi kegiatan. Di tengah suasana kebersamaan tersebut, Marching Band MAN Batubara tampil sebagai pembuka sekaligus pengiring rangkaian acara. Alunan musik yang harmonis, dentuman ritmis alat perkusi, serta permainan alat tiup yang selaras menciptakan atmosfer penuh semangat, menggambarkan jiwa muda dan optimisme generasi madrasah dalam menyongsong masa depan Kementerian Agama. Para anggota Marching Band MAN Batubara tampil dengan seragam yang rapi dan penuh warna, menunjukkan kedisiplinan serta kekompakan yang telah terbangun melalui proses latihan yang panjang dan berkesinambungan. Setiap formasi barisan ditampilkan dengan presisi, disertai gerakan yang dinamis namun tetap tertata. Penampilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan ekstrakurikuler di MAN Batubara berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan siswa-siswi yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga unggul dalam bidang seni dan keterampilan. Partisipasi Marching Band MAN Batubara dalam peringatan HAB ke-80 ini juga menjadi wujud nyata kontribusi madrasah dalam mendukung program dan kegiatan Kementerian Agama Kabupaten Batubara. Melalui seni musik dan barisan, para siswa menyampaikan pesan semangat pengabdian, loyalitas, serta komitmen untuk terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Penampilan tersebut sekaligus mencerminkan tema besar HAB ke-80 yang menekankan pentingnya dedikasi, integritas, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kepala MAN Batubara Erwin Parlindungan Nst, S.Ag.,MM dalam keterangannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota marching band, pelatih, serta pembina yang telah bekerja keras mempersiapkan penampilan tersebut. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Marching Band MAN Batubara pada kegiatan tingkat kabupaten merupakan momentum penting untuk menanamkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan jiwa kebersamaan kepada para siswa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter, di mana siswa dilatih untuk disiplin, menghargai waktu, serta mampu bekerja sama dalam sebuah tim. Lebih lanjut disampaikan bahwa, MAN Batubara terus berkomitmen untuk mendukung setiap kegiatan Kementerian Agama, baik dalam bidang pendidikan, keagamaan, maupun pengembangan seni dan budaya. Melalui keterlibatan aktif dalam peringatan HAB ke-80 ini, MAN Batubara berharap dapat mempererat sinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Batubara sekaligus menunjukkan eksistensi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing. Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Batubara sendiri menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Kementerian Agama dalam melayani umat dan menjaga kerukunan. Berbagai kegiatan digelar sebagai bentuk rasa syukur dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kehadiran Marching Band MAN Batubara dalam rangkaian acara tersebut menjadi simbol semangat generasi muda madrasah yang siap melanjutkan estafet pengabdian, sejalan dengan cita-cita Kementerian Agama dalam mewujudkan kehidupan beragama yang rukun, damai, dan berkeadaban. Dengan penampilan yang memukau dan penuh makna, Marching Band MAN Batubara tidak hanya berhasil menghibur, tetapi juga memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan undangan yang hadir. Penampilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lain untuk terus mengembangkan potensi peserta didik, sekaligus memperkuat peran madrasah sebagai pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter di Kabupaten Batubara. (MI)
Tim Debat MAN Batubara Raih Juara 1 FH UNA Law Fair 2025, Taklukkan 32 Tim dari Berbagai Sekolah
Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh MAN Batubara di bidang akademik. Tim debat MAN Batubara berhasil meraih Juara 1 dalam ajang bergengsi FH UNA Law Fair 2025 Batch 3, sebuah event tahunan yang menjadi wadah adu kemampuan berpikir kritis dan argumentatif bagi pelajar dari berbagai sekolah. Dalam kompetisi tersebut, tim debat MAN Batubara tampil luar biasa dengan menaklukkan 32 tim pesaing yang berasal dari SMA, SMK, dan MA dari berbagai daerah. Capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar MAN Batubara sekaligus menambah daftar prestasi madrasah di tingkat regional. FH UNA Law Fair 2025 Batch 3 yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Asahan merupakan salah satu kompetisi yang paling dinantikan setiap tahunnya. Ajang ini tidak hanya menilai kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga menguji kecermatan peserta dalam menganalisis isu-isu hukum, sosial, dan kebangsaan yang aktual. Setiap tim dituntut mampu menyusun argumen yang kuat, berbasis data dan logika hukum, serta menyampaikannya dengan sistematis dan meyakinkan. Sejak babak penyisihan, tim debat MAN Batubara menunjukkan performa yang stabil dan konsisten, mampu menguasai jalannya debat serta merespons sanggahan lawan dengan tenang dan terukur. Memasuki babak semifinal hingga final, persaingan semakin ketat. Tim-tim yang lolos merupakan yang terbaik dari seluruh peserta, dengan kualitas debat yang tinggi dan strategi yang matang. Namun demikian, tim debat MAN Batubara tetap tampil percaya diri dan solid. Kekompakan antaranggota, pembagian peran yang jelas, serta kemampuan membangun alur argumentasi yang runtut menjadi kunci keberhasilan mereka. Pada babak final, tim debat MAN Batubara berhasil memukau dewan juri melalui penyampaian argumentasi yang tajam, analisis yang mendalam, serta gaya retorika yang persuasif, sehingga unggul dan dinobatkan sebagai juara pertama. Kepala MAN Batubara Erwin Parlindungan Nst, S.Ag.,MM., Rabu, (24/12) dalam kesempatannya bertemu pada tim debat MAN Batubara menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas prestasi tersebut. Erwin menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari proses panjang pembinaan dan latihan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh pembina dan siswa. Erwin juga mengatakan bahwa madrasah juga akan terus berkomitmen mendukung pengembangan bakat dan minat peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa MAN Batubara untuk terus berani berkompetisi, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta mengukir prestasi di berbagai ajang bergengsi lainnya. Dengan diraihnya Juara 1 pada FH UNA Law Fair 2025 Batch 3, MAN Batubara kembali menegaskan posisinya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di bidang akademik umum. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa siswa madrasah memiliki potensi besar untuk tampil di ruang-ruang intelektual dan kompetisi ilmiah, serta siap menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, kritis, dan berintegritas. (MI)
MAN Batubara Bagikan Rapor Semester Ganjil dan Gelar Rapat Orang Tua Terkait Pembangunan Madrasah
Batubara (Humas). Madrasah Aliyah Negeri Batubara kembali melaksanakan agenda penting dalam kalender akademik dengan menyerahkan rapor hasil belajar semester ganjil kepada seluruh peserta didik, sekaligus menggelar rapat bersama orang tua/wali siswa, Sabtu (20/12). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MAN Batubara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan sarana dan prasarana madrasah. Sejak pagi hari, suasana madrasah tampak ramai oleh kehadiran orang tua/wali siswa yang datang secara tertib sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Penyerahan rapor dilakukan oleh wali kelas masing-masing di ruang kelas, dengan tetap mengedepankan komunikasi dua arah antara guru dan orang tua. Dalam kesempatan tersebut, wali kelas menyampaikan perkembangan akademik, sikap, serta keaktifan siswa selama satu semester terakhir, sekaligus memberikan masukan dan evaluasi yang konstruktif demi kemajuan belajar peserta didik ke depan. Kepala MAN Batubara Erwin Parlindungan Nst, S.Ag.,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapor bukan sekadar dokumen nilai, melainkan cerminan proses pendidikan yang telah dijalani siswa selama satu semester. Ia menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak-anak di rumah agar capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan pada semester berikutnya. “Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh madrasah, tetapi juga oleh dukungan dan perhatian orang tua di lingkungan keluarga,” ujarnya. Usai penyerahan rapor, kegiatan dilanjutkan dengan rapat terbuka kepada orang tua/wali siswa yang dipusatkan di lapangan madrasah. Rapat ini secara khusus membahas rencana pembangunan sarana dan prasarana madrasah. Dalam pemaparannya, pihak madrasah menjelaskan secara rinci rencana pembangunan yang akan dilaksanakan, meliputi peningkatan kualitas ruang belajar, perbaikan fasilitas pendukung, serta pengembangan infrastruktur yang diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran yang lebih nyaman, aman, dan representatif. Pihak madrasah juga menekankan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MAN Batubara. Oleh karena itu, dukungan dan pemahaman dari orang tua sangat dibutuhkan agar proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai dengan perencanaan. Orang tua/wali siswa pun diberikan pemahaman bahwa selama pembangunan berlangsung, siswa/i nantinya akan melaksanan proses belajar di tempat lain, yaitu menumpang tempat untuk sementara waktu hingga pembangunan madrasah selesai. Rapat berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan. Sebagian besar orang tua menyambut baik rencana pembangunan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah yang diambil oleh madrasah. Mereka berharap, dengan adanya peningkatan sarana dan prasarana, kualitas pembelajaran di MAN Batubara akan semakin meningkat dan berdampak positif terhadap prestasi siswa, baik di bidang akademik maupun non akademik. Melalui kegiatan penyerahan rapor dan rapat orang tua ini, MAN Batubara kembali menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan membangun pendidikan yang berkualitas. Sinergi yang terjalin antara madrasah, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan MAN Batubara sebagai madrasah yang unggul, berprestasi, dan berdaya saing. (MI)